Rabu, 19 September 2018
  • (0473) 21001
  • Jl. Simpurusiang Masamba N0. 27

Laju Pertumbuhan Ekonomi Luwu Utara Naik Menjadi 7,49 Persen

Laju Pertumbuhan Ekonomi Luwu Utara Naik Menjadi 7,49 Persen Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (dua dari kanan)

Masamba, – Badan Pusat Statistik (BPS) telah melansir laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan sampai akhir tahun 2016, meningkat mencapai 7,49 persen atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2015 sebesar 6,66 persen.


“Perekonomian Luwu Utara pada tahun 2016 mengalami peningkatan dibandingkan  pertumbuhan tahun 2015.  Hal ini dapat dilihat dari laju pertumbuhan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Luwu  Utara  tahun  2016  yang meningkat menjadi 7,49 persen , dari sebelumnya cuma berada pada angka 6,66 persen” ungkap Kepala Seksi Neraca Wilayah Dan Analisis, BPS Kabupaten Luwu Utara, Lusi, Sabtu (08/07/2017).


Lusi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi tertinggi didorong oleh kinerja lapangan usaha kelistrikan dan gas yang mencapai angka 18,01 persen. Tahun 2015, lapangan usaha ini tidak menyumbangkan persentase pada laju pertumbuhan ekonomi.


“Sektor usaha jasa keuangan juga termasuk penyumbang angka terbesar kedua bagi laju pertumbuhan ekonomi Luwu Utara, yakni sebesar 15, 48 persen, sedangkan tahun 2015 cuma mencapai 7,35 persen," imbuhnya.


Lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, yang merupakan penyumbang distribusi PDRB 51,79%, memberi efek laju pertumbuhan ekonomi sebesar 7,25 persen.


Menurut Lusi, perekonomian yang baik dan mengalami pertumbuhan memberikan sumbangan penting bagi masyarakat, yakni akan berdampak positif pada peningkatan penghasilan masyarakat. 


Artinya, bila ekonomi semakin berkembang, semakin terbuka pula peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan melalui peran sertanya dalam aktivitas ekonomi.


“Kondisi ekonomi daerah secara umum dapat ditunjukkan oleh angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang menggambarkan nilai tambah bruto/nilai output akhir yang dihasilkan melalui produksi barang dan jasa oleh unit?unit produksi pada suatu daerah dalam periode tertentu,” tandas dia. (Ant/RN/Kominfo)