Selasa, 19 June 2018
  • (0473) 21001
  • Jl. Simpurusiang Masamba N0. 27

Terima Aduan warga Lewat SMSki, SatpolPP Lutra 'Sisir' Lingkungan Sapek

Terima Aduan warga Lewat SMSki, SatpolPP Lutra 'Sisir' Lingkungan Sapek Kasatpol PP Luwu Utara Luwu Utara, Asfar Syafar,

Masamba,---Layanan aduan SMSki (Sms Ke Indah) kini menjadi wadah warga Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, untuk dapat menyampaikan aduan, keluhan, aspirasi serta berkomunikasi dengan pemerintahnya tanpa harus melalui birokrasi yang panjang dan ribet. Layanan ini dapat diakses melalui Sms ke 0811444119.

Setidaknya itu yang terlihat dari respon cepat Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terhadap salah satu aduan warga, yang mengharapkan dilakukan penertiban kos-kosan serta tempat yang diduga sebagai tempat minum minuman keras (miras)  yang ada di lingkungan Sapek Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba.

"assalamu'alaikum, tabe' tlg ditertibkan penduduk yg berdomisili di lingk. Sapek Desa Bone karena banyak orang sduah menetap bertahun2 namun dia bukan penduduk Luwu Utara khususx yg tinggal di rumah2 kost. Termasuk penertiban tempat minuman miras dipinggir sungai masamba. Hal ini meresahkan masyarakat karena khawatir akan menimbulkan hal2 yg tdk diinginkan.Mhn segera di tindaklanjuti" isi sms aduan, dilansir smski.luwuutarakab.go.id, selasa (6/6).

Kasatpol PP Luwu Utara Luwu Utara, Asfar Syafar, yang ditemui dikantornya, Jumat (9/6), mengatakan telah menindaklanjuti aduan warga tersebut, saat itu juga.

"Benar, kita terima aduan tersebut melalui layanan SMSki, setelah itu kita turunkan satu peleton pasukan Pol PP bersama dengan babinsa setempat, melakukan penyisiran di lingkungan Sapek" ungkap Kasat Pol PP Luwu Utara, Asfar Syafar, dikantornya Jumat (9/6).

Saat dilakukan penyisiran, lanjutnya, mayoritas penghuni kos-kosan yang ditemukan adalah para pendatang yang berprofesi sebagai pedagang. Mereka hanya berdomisili sementara di tempat itu dan telah memiliki tanda pengenal.

Sementara untuk aduan tempat minuman keras yang berada di pinggir sungai masamba, dan meresahkan warga setempat, ia membenarkan hal itu. "memang ada, tapi kita sudah bongkar saat itu juga" tegas dia.

Dalam penyisiran ini, juga ditemukan sepasang muda mudi yang belum menikah, sementara berduaan dalam kos. Mereka kemudian digelandang ke kantor Satpol PP dan diberikan pembinaan serta menandatangani surat pernyataan. (IKP/KOMINFO)