Rabu, 19 September 2018
  • (0473) 21001
  • Jl. Simpurusiang Masamba N0. 27

Bantah “Cuekin” Korban Kebakaran Salekoe, Ini Penjelasan Pemkab Luwu Utara

Bantah “Cuekin” Korban Kebakaran Salekoe, Ini Penjelasan Pemkab Luwu Utara Burhan (kanan) saat menerima bantuan

MASAMBA, --- Kejadian kebakaran yang menimpa Burhan, warga Desa Salekoe, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, awal bulan April lalu menjadi sorotan.

Pasalnya, Pemerintah setempat dianggap tidak memperhatikan kondisi korban pasca bencana kebakaran yang menghabiskan rumahnya.

Namun, hal ini dibantah oleh Kadis Sosial Luwu Utara, Besse A Pabeangi. Ketika ditemui, Rabu (31/5), ia mengatakan, Pemkab sudah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada korban pasca kejadian kebakaran yang dialaminya.

"Kalau dikatakan tidak perhatikan, itu keliru, bersama dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kita sudah lakukan tanggap darurat, termasuk menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran di Salekoe,” tegas dia.

Tak hanya itu, menurut dia, korban kebakaran Salekoe juga akan diupayakan mendapatkan bantuan bahan bangunan. Agar kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Hanya saja pengusulan bantuan ini membutuhkan proses administrasi dan waktu yang tidak sebentar.

"Jika memang dana APBD pokok tidak mencukupi untuk itu, kita akan usulkan di APBD perubahan,” ungkap dia.

Senada dengan itu, Kepala BPBD Luwu Utara, Alauddin Sukri mengatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah melakukan upaya tanggap darurat pasca musibah kebakaran yang di alami warga desa Salekoe tersebut.

Salahsatunya dengan menyerahkan sejumlah bantuan logistik. Termasuk memfasilitasi tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara.

“Penanganan yang kita berikan hanya bersifat darurat dan stimulan,” tandasnya. (IKP/KOMINFO)