Rabu, 19 September 2018
  • (0473) 21001
  • Jl. Simpurusiang Masamba N0. 27

Luwu Utara Terima Bantuan Bedah Rumah 300 Unit dari Bank Dunia

Luwu Utara Terima Bantuan Bedah Rumah 300 Unit dari Bank Dunia Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat memberikan sambutan di acara Sosialisasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Program National Affordable Housing Program (NAHP), Kamis (13/9), di Kantor Lurah Bonebone. Kecamatan Bonebone.

Bonebone --- Kabupaten Luwu Utara menjadi salah satu daerah dari dua daerah di Sulawesi Selatan yang mendapatkan bantuan bedah rumah dari Bank Dunia. Demikian diungkapkan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat membuka acara Sosialisasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Program National Affordable Housing Program (NAHP), Kamis (13/9), di Kantor Lurah Bonebone. Kecamatan Bonebone.

“Kita patut bersyukur atas apresiasi yang kita dapatkan ini, sebab Luwu Utara menjadi satu dari dua kabupaten di Sulawesi Selatan yang menjadi penerima bantuan stimulan bedah rumah dari Bank Dunia,”ungkap Indah Putri Indriani. Untuk itu, lanjut Indah, program Bedah Rumah menjadi tugas bersama dalam rangka menyukseskan program tersebut. “Program ini butuh dukungan dari kita semua,” harap Indah.

Indah menambahkan bahwa bantuan bedah rumah adalah bantuan yang sifatnya stimulant, sehingga dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder, termasuk peran swadaya masyarakat itu sendiri. ”Camat, Lurah/Kepala Desa sangat dibutuhkan untuk mendampingi program ini,” tegas orang nomor satu di Luwu Utara tersebut. Indah mengatakan, pemberian bantuan dimulai dari wilayah timur Luwu Utara sampai menyentuh ke seluruh wilayah Luwu Utara lainnya.

Sebelumnya, Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Anugrah M. Ali Anwar, dalam laporannya menyebutkan bahwa Luwu Utara mendapatkan bantuan sebanyak 300 unit rumah yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Tanalili, Bonebone dan Sukamaju. “Kita mendapatkan bantuan ini karena Kementrian PUPR merespon keseriusan Bupati saat audiensi dengan Dirjen Perumahan Rakyat beberapa waktu lalu." ungkap Anugrah. (LH/ZV/HMS)